CEKLIST.ID – Bagi kebanyakan orang, kemampuan mendengarkan mungkin dianggap sebagai hal yang biasa. Namun, akan beda tanggapannya apabila Anda mengalami gangguan pendengaran. Ketidakmampuan telinga menerima suara dengan tingkatan tertentu harus dibantu dengan alat bantu dengar agar bisa menangkap suara lebih jelas.

Alat bantu dengar diciptakan untuk membantu orang-orang dengan kondisi tertentu sehingga menyebabkan kemampuan mendengarnya melemah. Apabila Anda salah satunya, tentu saja Anda memerlukan alat bantu dengar. Ada banyak pilihan yang tersedia, mulai dari merek, jenis, dan kemampuan menangkap suara yang berbeda-beda. Pilihlah yang paling cocok dengan Anda!

Gambar Alat Bantu Dengar Terbaik
Gambar Ilustrasu Alat Bantu Dengar / Amplifon

Cara Memilih Alat Bantu Dengar yang Bagus

Buat Anda yang sedang berjuang agar tetap memiliki kemampuan mendengar, alat bantu dengar adalah produk yang bisa Anda gunakan. Cyber Sonic, Beurer, BSL, dan Siemens adalah sederet brand yang merilis alat untuk membantu mendengar bagi Anda yang mengalami gangguan pendengaran.

Ada beberapa tipe alat bantu dengar yang masing-masing berbeda kemampuannya dalam menangkap frekuensi suara. Untuk itu, sebaiknya Anda kenali dulu macam-macam alat bantu dengar dan dilanjut dengan memahami tingkat gangguan pendengaran Anda seperti apa. Berikut penjelasannya!

1. Tiga jenis alat bantu dengar

Saat ini, Anda akan banyak menjumpai berbagai fitur dan merek alat bantu dengar. Tetapi pada dasarnya, alat bantu dengar hanya terbagi menjadi tiga jenis, yaitu jenis ITE (in the ear), BTE (behind the ear), dan jenis alat bantu dengar yang menyerupai walkman atau lebih dikenal dengan tipe poket/saku. Fungsi dari masing-masing alat sama, tetapi kemampuannya bisa berbeda, termasuk siapa yang ideal memakainya.

Apabila Anda berkacamata, alat bantu dengar tipe ITE (in the ear) menjadi pilihan paling tepat. Jenis ini tidak akan membuat alat berkontak langsung dengan frame kacamata. Ukurannya yang kecil membuat alat ini bisa dimasukkan langsung ke telinga, pendengaran pun lebih alami sebab alat berada dekat dengan gendang telinga. Hanya saja, tipe ITE tidak memiliki earplug yang variatif ukurannya.

Bagi Anda yang tidak berkacamata, akan lebih baik menggunakan alat bantu dengar tipe BTE atau yang dicantolkan ke telinga. Tipe ini memiliki kemampuan menangkap suara lebih baik dibandingkan tipe ITE. Tersedianya variasi desain memungkinkan Anda mencocokkan alat dengan selera Anda dalam bergaya. Di samping itu, tipe ini juga lebih aman untuk anak-anak karena tidak rentan jatuh.

Untuk tipe poket atau saku fisiknya menyerupai walkman. Terdapat dua alat, yaitu untuk mendengar dan untuk menerima suara layaknya mikrofon. Bila Anda ingin bercengkerama lebih jelas, letakkan mikrofon di depan lawan bicara Anda. Alat bantu dengar tipe poket umumnya bisa diatur volume suaranya, namun dari segi penampilan bisa cukup mengganggu.

2. Ukur dahulu seberapa serius gangguan pendengaran Anda

Anda dengan penderita gangguan pendengaran lain tentu saja berbeda. Apabila belum mengetahui sejauh mana kondisi pendengaran Anda, berkonsultasilah kepada dokter sehingga Anda dapat memperoleh referensi dari ahli untuk dipakai memilih alat bantu dengar. Namun, bagi Anda yang belum mengetahuinya, berikut panduan untuk mengukur tingkat pendengaran Anda seberapa serius.

  • Tingkat pendengaran 30 – 35 dB. Masih tergolong lemah, Anda dapat memakai tipe ITE apabila mengalami gangguan pendengaran dengan rentang level ini. Untuk mengindentifikasinya, Anda tidak bisa mendengar suara bisikan dari jarak dekat.
  • Tingkat pendengaran 45 – 68 dB. Pada tingkat ini, Anda mulai kesulitan melakukan timbal-balik percakapan. Lawan bicara Anda harus mengeluarkan suara keras hingga Anda bisa mendengarnya.
  • Tingkat pendengaran 61 – 70 dB. Sudah tergolong parah, alat bantu dengar yang disarankan haruslah berperforma sangat baik dan peka dalam menangkap suara. Pada tingkat ini, suara-suara di sekitar Anda sulit didengar. Saat bercengkerama, lawan bicara Anda harus mendekat ke telinga dengan suara keras agar Anda memahami apa yang dibicarakan.
  • TIngkat pendengaran 71 – 90 dB. Untuk level ini, Anda mendekati fase tuli dan kemungkinannya terbantu dengan alat bantu dengar sangatlah sulit. Suara yang keras dan dekat di telinga pun akan sulit terdengar oleh Anda. Pada tingkat ini juga membahayakan Anda saat berjalan sendirian sebab suara kendaraan akan sulit terdengar, Anda hanya bisa melihat fisiknya.

3. Pilihlah berdasarkan tingkat gangguan pendengaran Anda, pastikan performanya berjangka panjang

Anda sudah mengenali tiga tipe alat bantu dengar beserta mengukur tingkat pendengaran Anda pada rentang level seberapa besar. Langkah berikutnya, Anda perlu menyesuaikan produk yang hendak digunakan dengan tingkat gangguan pendengaran Anda.

Apabila Anda mengalami gangguan pendengaran hingga sekitar 45 dB, pilihlah alat bantu dengar tipe ITE agar lebih nyaman. Namun, ketika tingkat gangguan pendengaran Anda mencapai 60 dB ke atas, Anda lebih disarankan memakai alat bantu dengar tipe BTE atau tipe poket karena performanya yang lebih baik dalam menjangkau suara.

Gunakanlah produk bantu pendengaran yang bukan hanya berperforma baik, tetapi stabil dan mampu bertahan hingga beberapa hari. Selalu lakukan upaya terbaik untuk memilih produk yang mampu mengurangi noise sehingga kenyamanan Anda lebih terjamin selama pemakaian.

10 Alat Bantu Dengar Terbaik 2020

Alat bantu dengar yang tepat akan membantu Anda melakukan komunikasi lebih lancar layaknya orang yang memiliki pendengaran normal. Di bawah ini ceklist.id telah pilihkan sepuluh alat bantu dengar terbaik dan bagus yang mungkin salah satunya cocok untuk Anda. Pilih yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan Anda, ya!

1. Cyber Sonic

Alat Bantu Dengar Cyber Sonic
Produk Cyber Sonic

Cyber Sonic adalah salah satu produsen alat bantu terkemuka di dunia. Memiliki fitur untuk menyesuaikan besarnya volume suara mulai dari level 1 hingga 6, Anda bisa melakukan pengaturan hingga mendapatkan respon paling maksimal. Produk satu ini dirancang super sensitif dan peka.

Pendengaran Anda yang melemah akan terbantu dengan alat ini. Bertipe BTE, produk ini bisa dipakai oleh segala usia, termasuk anak-anak dan lansia. Cyber Sonic menyediakan 3 silikon ear plug berukuran kecil, besar, dan sedang. Tinggal Anda pilih ukuran mana yang paling sesuai dan nyaman di telinga.

2. Sonic YL10

Alat Bantu Dengar Sonic YL10
Produk Sonic YL10

Apabila Anda ingin membelikan alat bantu dengar untuk teman, saudara, atau mungkin kakek maupun nenek Anda yang telah menurun kemampuan mendengarnya, berikanlah Sonic YL10 sebagai pemberian spesial untuknya. Alat bantu dengar ini akan memudahkan mereka dalam berkomunikasi.

Sonic YL10 memiliki rentang frekuensi berkisar antara 300 Hz – 40.000 Hz. Jika Anda ingin membeli alat ini, lebih baik beli beberapa buah baterai sebagai persediaan. Alat ini beroperasi dengan baterai jenis LR44 yang dapat Anda beli melalui toko online.

3. OEM HAP-20F

Alat Bantu Dengar OEM HAP-20F
Produk OEM HAP-20F

Dilengkapi fitur untuk menekan kebisingan suara yang masuk, perannya dalam menangkap dan mengirim suara ke gendang telinga sangatlah baik. Anda akan terbantu sekali dengan alat ini. OEM HAP-20F dirumuskan dalam bentuk behind the ear.

Ukuran alat ini cukup kecil sehingga keberadaannya tidak begitu mengganggu meskipun dipakai seharian. Selain itu, OEM HAP-20F juga mudah dipasang. Dengan kemampuan menangkap suara hingga jarak 10 meter, produk ini dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin lancar bersosialisasi.

4. Beurer HA50

Alat Bantu Dengar Beurer HA50
Produk Beurer HA50

Pengoperasian alat bantu dengar dari Beurer berikut sangatlah mudah. Anda bisa menghapal tombol atau switch pengaturannya tanpa memakan banyak waktu. Diproduksi oleh produsen asal Jerman, Beurer HA50 menjamin output audio hingga 128 dB.

Apabila Anda mengalami gangguan pendengaran yang cukup parah, cobalah pakai alat ini. Dengan rentang frekuensi dari 100 Hz hingga 6000 Hz, alat ini benar-benar membantu Anda menerima suara dari luar dengan lebih jelas. Terdapat 2 baterai dan 3 aksesori dalam pembeliannya, termasuk kotak untuk menjaga alat tetap bersih ketika tidak digunakan.

5. Siemens Pockettio

Alat Bantu Dengar Siemens Pockettio
Produk Siemens Pockettio

Siemens adalah produsen yang telah berpengalaman dalam memproduksi barang-barang elektronik, termasuk peranti bantu dengar. Alat bantu dengar model poket dari Siemens ini cocok untuk Anda yang ingin berkomunikasi sembari bergaya.

Tampilannya yang seperti MP3 membuatnya seolah bukan seperti alat bantu dengar. Alat ini cocok dipakai oleh segala usia. Namun, kami menyarankannya untuk lansia atau Anda yang mengalami gangguan pendengaran di bawah 120 dB. Alat ini juga dilengkapi 3 tipe earplug yang dapat berbeda-beda ukurannya.

6. BSL SE-220

Alat Bantu Dengar BSL SE-220
Produk BSL SE-220

Apabila Anda cukup terganggu dengan bentuk fisik alat bantu dengar yang khas sehingga mudah dikenali orang, kami rasa BSL SE-220 akan menjadi produk yang bakal Anda sukai. Alat bantu dengar ini diciptakan menyerupai bentuk headphone. Alih-alih memakai hearing aid, orang mengira Anda memakai headphone model neck.

Alat ini akan mendukung Anda tetap aktif, terutama dalam urusan bisnis. Anda pun bisa fokus menangkap poin-poin yang dimaksud oleh lawan bicara ketika mengadakan pertemuan penting. BSL SE-220 dapat dihubungkan dengan smartphone, fungsi ini berguna untuk menerima voice mail atau bahkan mendengarkan musik.

7. Redcolourful YKL-801

Alat Bantu Dengar Redcolourful YKL-801
Produk Redcolourful YKL-801

Pada peluncurannya, Redcolourful YKL-801 langsung menyedot perhatian publik. Pasalnya, alat dirancang dengan hasil bentuk yang percis seperti headset. Ukurannya yang lebih mini membuat alat bantu dengar ini nyaman dipakai dalam waktu lama.

Anda bisa menyimpan mikrofon di poket kemeja depan. YKL-801 dari Redcolourful dibekali fitur reduksi echo dan noise cancellation, segala efek suara gaung ataupun bising akan diredam oleh kedua fitur tersebut. Alat bantu dengar ini dapat juga terintegrasi ke smartphone Anda melalui konektor micro USB, lho!

8. BION BTE C-108

Alat Bantu Dengar BION BTE C-108
Produk BION BTE C-108

Daya tahan baterai pada masing-masing alat bantu dengar berbeda. Anda mungkin akan mengalami masalah-masalah tak terduga seperti baterai habis pada waktu genting dan hal ini bisa menjadi sesuatu yang menyebalkan. Agar terhindar dari masalah tersebut, gunakanlah alat bantu dengar ini.

Baterai pada produk ini dapat diisi ulang. Tersedia charger dalam paket pembelian BION BTE C-108. Dengan begitu, Anda bisa senantiasa menjaga baterai tetap penuh. Karena masa pengisiannya yang cukup memakan waktu, yaitu 4 jam, Anda bisa melakukan pengisian ulang saat jam tidur malam.

9. AXON X-136

Alat Bantu Dengar AXON X-136
Produk AXON X-136

Selain masalah pendengaran, masalah penglihatan terkadang juga dialami oleh mereka yang telah berusia lanjut. Apabila Anda berencana membelikan alat bantu dengar yang mudah dioperasikan oleh orang tua, kakek, ataupun nenek Anda, AXON X-136 akan sangat tepat diberikan pada mereka.

Tombol pengaturan yang besar mudah diraba dan bahkan dilihat oleh orang yang juga mengalami gangguan penglihatan. Alat bantu dengar berjenis poket ini juga fleksibel. Agar bisa menerima suara yang dikirimkan oleh lawan bicara, mikrofon dari alat ini hanya perlu didekatkan dengan lawan bicara.

10. BION BTE X-168

Alat Bantu Dengar BION BTE X-168
Produk BION BTE X-168

Jika Anda memerlukan alat bantu dengar untuk level maksimum 50 dB, BION BTE X-168 menjadi produk yang layak dipertimbangkan. Selain harga jualnya yang bersahabat, alat ini juga hanya menerima distorsi sebesar 5%. Untuk Anda yang mengalami tuli ringan, kami sangat merekomendasikan produk satu ini.

BION BTE X-168 dilengkapi oleh tombol on/off sehingga bukan hanya bisa diatur waktu pemakaiannya, tetapi Anda juga bisa menghemat baterai ketika alat tidak digunakan. Adanya fitur on/off tersebut juga memungkinkan Anda mematikan alat ketika berada di keramaian.

Rekomendasi Lainnya : 10 Pemutih Gigi Terbaik

Kesimpulan

Menggunakan alat bantu dengar dapat menjadi solusi untuk Anda bisa berkomunikasi dengan lancar dengan orang lain. Dalam hal ini, Anda harus bisa mencari orang-orang yang memang bisa diajak komunikasi dengan baik tanpa harus memedulikan kekurangan satu sama lain.Dengan begini, Anda juga tidak akan terbebani secara mental akibat gangguan pendengaran yang Anda alami.

Write A Comment

/* */