CEKLIST.ID – Pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin akan menurunkan risiko penyakit jantung yang kerap memakan banyak nyawa. Anda dapat melakukan pengecekan sendiri dengan membeli alat pengukur tekanan darah. Alat ini hadir dalam banyak tipe, seperti karet kain (cuff) yang dililitkan pada pergelangan tangan atau lengan atas.

Di Indonesia, beberapa alat pengukur tekanan darah atau tensimeter cukup mudah dijumpai. Pabrikan seperti Omron, Beurer, Family Dr, dan sebagainya mengembangkan alat ini untuk membantu orang mengecek tekanan darahnya secara mandiri. Anda sudah tahu harus memilih yang mana? Bila belum mengetahuinya, maka Anda dapat menyimak artikel ini sampai akhir.

Tips dan Cara Memilih Alat Pengukur Tekanan Darah yang Bagus

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah yang Bagus
Gambar Ilustrasi Alat Pengukur Tekanan Darah / Clinicalomics

Sebagai alat yang sangat penting untuk memantau kesehatan organ jantung kita, maka Anda perlu memiliki alat ini sendiri di rumah. Sewaktu datang ke toko yang menjualnya, Anda mungkin akan bingung untuk memilih yang mana. Karena itulah, pada tulisan ini, kami uraikan pula panduan memilih tensimeter yang dapat Anda ikuti. Berikut penjelasannya!

1. Ada tiga tipe tensimeter, pilihlah yang memudahkan Anda

Secara garis besar, alat pengukur tekanan darah terbagi menjadi tiga macam, yakni tipe cuff yang dililitkan pada pergelangan tangan, dililitkan pada lengan atas, dan diselipkan pada lengan atas. Untuk dua tipe terakhir ini beda, lho. Lantas, manakah yang haris digunakan? Ini kembali pada preferensi setiap orang. Baca terus untuk mengetahuinya!

Tensimeter yang cuff-nya dililitkan pada pergelangan tangan dinilai lebih mudah dalam urusan penggunaan. Ukurannya yang berdesain kecil juga memudahkan Anda dalam pemakaian dan penyimpanannya. Meski begitu, alat pengukur tensi dengan tipe ini kurang baik atau akurat dalam menghasilkan laporan tensi. Anda juga perlu duduk diam sembari memposisikan pergelangan tangan sama tinggi dengan jantung.

Tipe lain dari alat pengukur tekanan darah adalah karet yang dililitkan pada bagian atas lengan. Tipe ini banyak digunakan oleh lembaga-lembaga kesehatan karena mempunyai keakuratan hasil yang lebih baik dibandingkan tipe sebelumnya. Sementara tipe terakhir yakni karet yang diselipkan pada lengan atas. Bagaimana dengan cara kerjanya?

Untuk tipe yang ketiga ini sangat mudah dalam penggunaan. Hanya saja, Anda harus duduk pada posisi yang sama sekaligus mengarahkan tangan searah dengan alat. Dibandingkan dengan 2 tipe lainnya, tensimeter tipe cuff diselipkan ini menunjukkan hasil pengukuran yang paling akurat jika dibandingkan dua tipe sebelumnya. Namun, tipe alat ini umumnya berukuran besar sehingga perlu ruang banyak untuk menyimpannya.

2. Pilihlah ukuran karet agar pas dan nyaman di lengan Anda

Baik dililitkan atau diselipkan pada pergelangan tangan maupun lengan atas, sebaiknya Anda memilih alat pengukur tensi yang kain pengikat berlapiskan karetnya muat di tangan. Biasanya, cuff pada tipe pergelangan memiliki lebar 13 – 22 cm sedangkan tipe lengan atas sekitar 20 – 32 cm.

Masing-masing produsen mungkin menyediakan beberapa pilihan ukuran cuff, Anda jadi bisa menyesuaikannya dengan ukuran tangan. Bila tidak mendapati ukuran yang pas, Anda dapat membelinya secara terpisah. Namun, pastikan juga kalau karet pada tensimeter yang telah Anda beli dapat dilepas karet pengikatnya.

3. Jika ingin mencatat lebih praktis, carilah yang kompatibel dengan laptop atau smartphone

Di rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), hasil pengukuran tekanan darah pasien harus dicatat agar bisa terus dipantau perubahan kondisi fisik pasien. Angka pengukuran ini dapat Anda catat pada kertas ataupun smartphone.

Akan tetapi, baru-baru ini sudah banyak produsen yang menciptakan tensimeter dengan fitur pencatatan yang tersinkronisasi dengan memori penyimpanan pada smartphone ataupun laptop. Sebagian bahkan dirancang produk keluarannya dengan sistem pencatatan langsung pada memori USB atau tersambung dengan bluetooth. Jika Anda tak ingin mencatat hasil pengukuran pada kertas, maka pertimbangkan membeli alat pengukur tekanan darah yang memiliki fitur ini.

Review 10 Rekomendasi Alat Pengukur Tekanan Darah Terbaik

Sesudah membaca tips tersebut, kami yakin Anda sudah paham untuk membeli tensimeter dengan tipe, ukuran cuff, atau fitur tambahan yang seperti apa. Berikutnya, ceklist.id sertakan sepuluh alat pengukur tekanan darah terbaik yang didesain secara modern dan sederhana. Pilihlah dengan menyesuaikannya terhadap kebutuhan Anda!

1. Omron HEM 7320

Alat Pengukur Tekanan Darah Omron HEM 7320
Omron HEM 7320

Omron merilis alat pengukur tekanan darah yang dapat memberikan informasi terbaru bagi Anda yang khawatir akan penyakit jantung. Produk ini terbilang canggih karena bukan hanya mampu mengukur tekanan darah, melainkan deteksi detak jantung juga! Untuk mengetahuinya, Omron menyertakan hasil laporan melalui ikon peringatan yang muncul pada layar alat.

Alat keluaran Omron ini dilengkapi teknologi cuff wrapping guide, yakni teknologi untuk menginformasikan pengguna ketika cuff sudah terpasang dengan benar. Menariknya lagi, alat ini telah dibekali memori penyimpanan yang dapat mencatat hingga 90 data pengukuran lengkap dengan keterangan tanggal dan waktu.

2. OEM Tensimeter Digital

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah OEM Tensimeter Digital
OEM Tensimeter Digital

Jika Anda memiliki bujet yang tidak terlalu besar, maka OEM Tensimeter Digital ini sangatlah kami rekomendasikan. Alat pengukur tensi ini bertenagakan dua buah baterai AAA. Berukuran kecil dan bertipekan cuff pergelangan tangan, Anda bukan hanya mudah dalam menyimpan, tetapi juga saat pemakaiannya.

Namun ingat, karena alat ini menggunakan mekanisme pengukuran demikian, maka untuk memperoleh hasil yang akurat, Anda harus meletakkan tangan sejajar dengan jantung serta jangan banyak melakukan gerakan. Untuk pengoperasiannya, Anda hanya perlu menghidupkan alat dengan menekan tombol on dan tunggu sampai hasil pengukurannya muncul pada layar indikator.

3. Family Dr AF 701 F

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah Family Dr AF 701 F
Family Dr AF 701 F

Berbeda dengan dua produk sebelumnya, Family Dr menambahkan fitur canggih pada alat ini. Adanya teknologi bernama real fuzzy menjamin setiap pengguna memperoleh hasil tekanan sistolik dan diastolik yang sangat akurat. Bukan cuma itu, untuk orang dengan lengan tangan kecil ataupun besar, produk ini menyediakan cuff yang berukuran pas.

Dilengkapi memori penyimpanan yang dapat melakukan pencatatan hingga 120 data untuk 2 pengguna, Anda bisa memakai alat ini berbarengan dengan satu anggota keluarga lain sekaligus mengetahui hasilnya secara berkala. Luar biasanya lagi, alat ini juga dibekali fasilitas penampil rata-rata dari 3 kali hasil pengukuran terakhir, lho!

4. Beurer BM5

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah Beurer BM5
Beurer BM5

Beurer BM5 adalah tensimeter yang diimpor dari Jerman. Mempunyai bentuk oval yang unik, alat ini tentu takkan pernah membuat Anda bosan setiap kali menggunakannya. Dihadirkan dengan tambahan lampu dan sensor sentuh, Anda tak perlu effort lebih baik untuk melihat panel ataupun layar indikator.

Selain unik dari sisi desain, Beurer juga merancang alat ini dengan tombol start dan stop yang pastinya memudahkan Anda sewaktu menggunakannya. Kabar baiknya lagi, produk ini telah kompatibel untuk dicolokkan dengan kabel USB. Jadi, Anda dapat menghubungkan alat ke laptop semisal ingin melakukan pencatatan yang lebih rapi.

5. Family Dr TD-3124

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah Family Dr TD-3124
Family Dr TD-3124

Koleksi lain dari Family Dr ini sangat cocok untuk Anda yang ingin mengukur tensi secara rutin setiap hari. Produk ini akan melaporkan angka tekanan darah secara berkala hingga 100 kali pelaporan hasil. Baik alat pengukur utama ataupun cuff-nya, kedua komponen tersebut berukuran kecil. Sangat ideal Anda bawa di dalam tas tanpa memakan banyak tempat.

Family Dr TD-3124 menawarkan fitur berupa comfort inflation yang dapat menggembungkan cuff secara otomatis mengikuti ukuran lengan atau pergelangan tangan setiap pengguna. Dilengkapi sistem kontrol udara yang mutakhir, Anda tak perlu khawatir produk akan menggembung melebihi batas idealnya.

6. Omron JPN 1

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah Omron JPN 1
Omron JPN 1

Ketika punya dana lebih, Anda bisa berinvestasi terhadap kesehatan badan. Salah satunya membeli alat pengukur tekanan darah dari Omron ini. Sebagai tensimeter yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang, Omron JPN 1 tentu begitu unggul perihal kualitas.

Tensimeter ini bukan hanya mampu memabca tekanan darah dengan akurat, tetapi juga mampu membaca denyut jantung hingga maksimal 180 bpm. Produk ini dapat dioperasikan dengan mengambil sumber tenaga dari 4 buah baterai AA yang mampu bertahan hingga 1500 kali penguuran. Dilengkapi kantong penyimpanan, Anda tak perlu takut lagi barang akan terselip dan hilang.

7. Dr Care HL 168

Alat Pengukur Tekanan Darah Dr Care HL 168
Dr Care HL 168

Dr Care menawarkan tensimeter dengan harga yang sangat terjangkau dibandingkan produk lainnya. Didesain dengan layar indikator yang luas, Anda bisa membaca hasil pengukuran lebih bebas dan mudah. Produk ini dapat dipakai oleh 2 orang yang masing-masing dapat mencatat hasil pengukuran hingga 60 kali.

Sewaktu mengukur tensi dengan alat ini, Anda dipermudah berkat tombol aktivasi alat yang hanya berjumlah 1 buah. Ketika ditekan, alat ini langsung bekerja secara otomatis selama cuff-nya terpasang sempurna. Selain bisa membaca tekanan darah, tentunya Dr Care HL 168 juga bisa melaporkan hasil detak aritmia atau jantung, lho!

8. Omron HEM- 7322

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah Omron HEM- 7322
Omron HEM- 7322

Jika pada rekomendasi produk ketujuh Anda diperlihatkan tensimeter dengan harga sangat miring, berbeda dengan Omron HEM-7322 yang dipatok pada nilai cukup tinggi. Meski harganya cukup fantastis, Anda akan merasakan kualitas pengukuran yang sangat akurat berkat teknologi intellisense yang dibenamkan di dalamnya.

Sama dengan beberapa koleksi tensimeter Omron lainnya, pada seri ini juga dibekali fitur pengecekan manset atau karet pengikat apakah sudah terpasang sempurna atau belum. Bertenagakan baterai yang bertahan sampai 1500 kali pengukuran, Anda bisa lebih sering melakukan tensi. Produk ini dapat menghitung rata-rata tensi pada setiap 3 kali hasil pengukuran terakhir.

9. Zappie B02R

Alat Pengukur Tekanan Darah Zappie B02R
Zappie B02R

Ukuran tulisan pada layar indikator alat pengukur tekanan darah ini mungkin tampak kecil sehingga menyulitkan sebagian orang yang memiliki masalah penglihatan. Akan tetapi, Anda yang mengalami rabun mata tetap bisa mendapati hasil pengukuran tanpa harus melihat layarnya.

Dengan teknologi auto inflation berbentuk suara dalam bahasa Inggris, Anda dapat mengetahui laporan angka sistolik dan diastolik tanpa harus membaca angka pada layar indikator. Di samping itu, alat yang dinyalakan dengan tenaga baterai ini juga bisa diisi ulang pakai charger smartphone berkonektorkan USB.

10. Omron HEM 8712

Gambar Alat Pengukur Tekanan Darah Omron HEM 8712
Omron HEM 8712

Produk-produk dari Omron memang terkenal akan keunggulannya. Itulah mengapa dalam artikel ini Anda melihat cukup banyak rekomendasi tensimeter dari Omron. Pada deretan terakhir, Anda akan berkenalan dengan Omron HEM 8712. Produk yang telah dilengkapi teknologi intellisense ini mampu menampilkna hasil pengukuran yang sangat akurat.

Keistimewaan dari perangkat satu ini adalah mampu menyalakan indikator peringatan ketika tekanan sistolik atau diastolik meleibihi angka normal (di atas 135mmHg/85mmHg. Berkat adanya fitur tersebut, Anda yang belum tahu tentang ukuran normal tekanan darah akan tetap mengetahui kondisi jantung Anda. Menarik sekali, bukan?

Rekomendasi Lainnya : Review 10 Termomter Pengukur Suhu Badan Terbaik

Kesimpulan

Anda ataupun anggota keluarga lain bisa terpantau tekanan darahnya apabila Anda mempunyai alat pengukur tekanan darah sendiri di rumah. Sebagai informasi tambahan, untuk orang dewasa tekanan darah yang sehat berkisar antara 90-120 mmHg untuk tekanan sistolik dan 60-80 mmHg untuk tekanan diastolik.

Sistolik sendiri merupakan tekanan yang menandakan kerja jantung dalam mendorong darah ke pembuluh arteri. Tekanan sistolik bisa dilihat angka pengecekannya pada bagian atas dan diastolik di bawahnya. Untuk tekanan diastolik sendiri merupakanan tekanan yang muncul saat jantung beristirahat dan memperoleh darah yang kaya oksigen dari paru-paru.

Write A Comment

/* */